Jakarta,lugasline.id– Aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab tewasnya tiga anggota satu keluarga yang ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas VIII, Gang 10 Nomor 108, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kondisi jenazah yang melepuh menambah teka-teki dalam kasus ini.
Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Seno Adji Pradana, mengungkapkan bahwa dari pengamatan awal terdapat tanda melepuh pada tubuh para korban. Namun, pihak kepolisian belum dapat menarik kesimpulan apa pun terkait penyebab kematian.
“Secara kasat mata ada (kondisi melepuh) di sekitar tubuh saja,” kata Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara Iptu Seno Adji Pradana, Jumat (2/1/2026)
“Masih belum bisa kita simpulkan, masih dalam pemeriksaan,” tegasnya.
Untuk kepentingan penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang yang berada di sekitar korban. Benda-benda tersebut akan diperiksa lebih lanjut guna mengungkap petunjuk penyebab kematian.
“Ya, itu hanya benda yang berada di sekitar sama korban,” ucap dia.
Dalam peristiwa ini, empat orang ditemukan di dalam kontrakan tersebut. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya selamat dan kini menjalani perawatan medis.
Korban meninggal dunia masing-masing bernama Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (27), dan Adnan Al Abrar Jamaludin (13). Sedangkan korban selamat adalah Abdullah Syauqi Jamaludin (22) yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Koja.
“Betul ada satu korban juga yang kondisinya masih dirawat di Rumah Sakit Koja, saat ini sedang dalam proses penanganan oleh dokter,” kata Seno.
Seno menjelaskan, laporan awal diterima dari warga yang mencurigai adanya kejadian tidak wajar di dalam rumah kontrakan tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara bersama tim Inafis dan Dokkes Polres Metro Jakarta Utara.
Hasil pemeriksaan awal mengungkapkan bahwa ketiga korban meninggal merupakan satu keluarga, terdiri dari seorang ibu dan dua anaknya. Jenazah tidak ditemukan dalam satu ruangan.
“Betul bahwa ketiga korban tersebut merupakan satu keluarga yang tinggal di sebuah kontrakan di sini,” jelas Seno.
Untuk pendalaman kasus, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri turut diterjunkan ke lokasi pada Jumat (2/1/2026). Tim forensik datang dengan pengawalan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara, serta tim Inafis.
Sejumlah peralatan khusus dibawa masuk ke rumah kontrakan guna melakukan pemeriksaan menyeluruh. Kehadiran tim Puslabfor menarik perhatian warga sekitar yang tampak memadati lokasi.
Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Handam Samudro, menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan hasil resmi akan disampaikan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai.
“Masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman. Tim berkolaborasi dengan tim identifikasi Polres dan RS Polri untuk mengumpulkan seluruh bukti. Keterangan lengkap akan disampaikan setelah rilis resmi,” kata dia.(*)






