Jambi, lugasline.id – Pemerintah Provinsi Jambi akan melaksanakan tes psikologi secara massal bagi guru dan tenaga kependidikan. Kebijakan tersebut merupakan instruksi langsung Gubernur Jambi sebagai langkah preventif untuk menjaga kesiapan mental aparatur pendidikan (06/02/2026).
Pelaksanaan kebijakan ini dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar, menyebutkan arahan tersebut disampaikan Gubernur dalam rapat internal yang digelar akhir pekan lalu.
“ Pak Gubernur meminta tes psikologi segera disiapkan. Kami sudah berkoordinasi dengan RSJ Daerah Kolonel HM Syukur untuk teknis pelaksanaannya,” kata Umar, Selasa.
Umar menegaskan, kebijakan ini tidak dilatarbelakangi oleh kejadian tertentu, melainkan merupakan bagian dari upaya sistemik pemerintah daerah dalam menjaga profesionalisme serta kualitas layanan pendidikan di Provinsi Jambi.
Tes psikologi direncanakan mencakup seluruh guru dan tenaga kependidikan. Namun, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah. Pada tahap awal, pemeriksaan akan diprioritaskan bagi kepala satuan pendidikan negeri yang berjumlah sekitar 289 orang, mengingat peran strategis mereka dalam pengelolaan dan manajemen sekolah.
Menurut Umar, kondisi psikologis pimpinan sekolah dan tenaga pendidik sangat berpengaruh terhadap iklim belajar di satuan pendidikan. “Beban mental yang tidak tertangani dapat memengaruhi kualitas pembelajaran,” ujarnya.
Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menargetkan tes psikologi mulai dilaksanakan pada pertengahan Februari 2026, setelah seluruh persiapan administratif dan teknis dinyatakan siap.
Terkait pembiayaan, pemerintah daerah masih mengkaji sejumlah skema pendanaan, termasuk kemungkinan pemanfaatan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku. (ham)






