Sinergi Logistik: Kopi Robusta Kerinci Tembus Pasar Mesir Melalui Pelindo Regional 2 Jambi

Jambi, lugasline.id – Komoditas unggulan Provinsi Jambi kembali merambah pasar internasional. Berkat fasilitasi dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi melalui IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Jambi, kopi robusta asal Kerinci kini resmi diekspor ke Mesir. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah (05/06/2026).

Sebanyak 19,2 ton (*green bean*) kopi robusta diberangkatkan langsung dari Terminal Petikemas Talang Duku. Selain untuk memperluas jaringan pasar global, pelepasan ekspor ini ditujukan untuk mendongkrak daya saing produk lokal di kancah internasional.

Dukungan Lintas Sektor dan Sinergi Stakeholder

Prosesi pelepasan ekspor ini disaksikan langsung oleh jajaran Bea Cukai Jambi, Pengurus BPD HIPMI Provinsi Jambi (Fadhillah Hasru), Pengurus BPC HIPMI Kota Sungai Penuh (Fredriko Setiawan), serta para pemangku kepentingan terkait.

Terminal Head Jambi PT IPC Terminal Petikemas, Wedhar Tani Aji S, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kelancaran arus logistik ekspor dengan menyediakan layanan pelabuhan yang aman, andal, dan efisien.

 

“Ekspor kopi robusta asal Kerinci ini menjadi salah satu bukti bahwa komoditas unggulan Jambi memiliki potensi besar di pasar internasional. IPC TPK Jambi siap mendukung kebutuhan logistik para pelaku usaha melalui layanan terminal yang terintegrasi sehingga proses ekspor dapat berjalan lancar dan tepat waktu,” ujar Wedhar.

Wedhar juga menambahkan bahwa keberhasilan menembus pasar Mesir ini merupakan buah dari sinergi yang solid antara pelaku usaha, organisasi bisnis, pemerintah, serta penyedia jasa logistik.

Apresiasi dari Dunia Usaha

Apresiasi tinggi datang dari BPD HIPMI Provinsi Jambi. Fadhillah Hasru, yang hadir didampingi Fredriko Setiawan, memuji peran aktif Pelindo Jambi dalam mempermudah rantai pasok ekspor komoditas lokal.

“Kami mengapresiasi dukungan Pelindo Jambi melalui IPC TPK Jambi yang telah memberikan kemudahan akses logistik bagi pelaku usaha daerah. Kolaborasi seperti ini menjadi langkah penting dalam mendorong komoditas unggulan Jambi agar semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar global,” kata Fadhillah Hasru.

Menurut Fadhillah, kemitraan antara HIPMI, Pelindo, pemerintah, dan pelaku usaha lokal harus terus dipelihara demi membuka lebih banyak peluang di pasar internasional.

Jembatan Logistik Menuju Pasar Global

Kolaborasi strategis antara Pelindo dan HIPMI ini menciptakan ekosistem pendukung yang kuat bagi sektor usaha daerah. Dengan hadirnya layanan kepelabuhanan yang terintegrasi, para pelaku usaha kini memiliki akses yang lebih mudah dan efisien untuk menjangkau pasar dunia.

Sebagai gerbang logistik utama di Provinsi Jambi, Terminal Petikemas Talang Duku terus mengokohkan perannya dalam menjaga kelancaran arus ekspor dan impor demi kemajuan ekonomi daerah. (tim)