Jakarta, lugasline.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui siapa saja nama yang dipertimbangkan untuk mengisi jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri (29/07/2027).
Ia menegaskan proses penentuan pengganti Gubernur BI sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.
“Saya tidak tahu,” kata Purbaya saat ditemui di Kantor LPS, Jakarta, Selasa (28/7).
Saat kembali ditanya mengenai apakah sudah ada kandidat yang mengerucut, Purbaya kembali memberikan jawaban singkat.
“Belum tahu,”.
Menanggapi isu yang menyebut dirinya masuk dalam bursa calon Gubernur BI, Purbaya membantah spekulasi tersebut. Menurutnya, kabar serupa sudah berulang kali muncul, namun tidak pernah terbukti.
“Itu mah kalau saya isu abadi, isu masuk ke sana-sini, aslinya nggak pernah jadi,” ujarnya.
Purbaya juga enggan memberikan penilaian mengenai sosok yang layak memimpin bank sentral. Ia menegaskan pemerintah akan mengikuti keputusan Presiden Prabowo terkait penunjukan pengganti Perry Warjiyo.
“Kita ikuti perintah bapak Presiden,” katanya.
Sementara itu, Purbaya memastikan pemerintah telah mengantisipasi potensi gejolak pasar setelah pengunduran diri Perry Warjiyo. Melalui koordinasi di Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), pemerintah berupaya menjaga kepercayaan pelaku pasar dengan memastikan arah kebijakan ekonomi tetap konsisten.
Ia menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah mempertahankan stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan melalui kebijakan yang berpihak pada pasar.
“Kita tunjukkan ke pasar bahwa kebijakan kita tetap solid dan pro-growth dan pro-stabilitas dan market-friendly,” tutur Purbaya. (tim)






