Sungai Penuh,lugasline.id– Kondisi badan jalan di Desa Pinggir Air, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, kian memprihatinkan. Penurunan badan jalan yang disertai retakan serta kemiringan tembok penahan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang melintas Minggu,(02/08/2026)
Kerusakan tersebut menjadi perhatian warga karena dikhawatirkan semakin parah apabila tidak segera mendapatkan penanganan dari instansi terkait. Selain badan jalan yang mengalami retak, tembok penahan di lokasi juga terlihat miring sehingga meningkatkan risiko terjadinya longsor, terutama saat curah hujan tinggi.
“Selama kurang lebih hampir 1 dekade belum ada peninjauan ataupun perbaikan dari dinas terkait PUPR Kota Sungai Penuh,” ujar seorang warga setempat.
Warga berharap Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi infrastruktur tersebut serta mengambil langkah perbaikan secepatnya.
Masyarakat juga meminta perhatian khusus dari Wali Kota Sungai Penuh agar persoalan tersebut menjadi prioritas penanganan. Menurut warga, kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut dapat mengancam keselamatan pengguna jalan dan warga yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Hingga berita ini ditulis, warga masih menantikan tindak lanjut dari pemerintah daerah guna mencegah risiko yang lebih besar akibat kerusakan badan jalan tersebut.(ham)






