Kerinci,lugasline.id— Bencana banjir kembali mengusik warga Kecamatan Depati Tujuh.
Sejak dua hari terakhir, air sungai yang meluap di kawasan Lubuk Suli melumpuhkan seluruh aktivitas dan membuat ratusan keluarga terisolasi tanpa bantuan memadai.
Di tengah kepungan air warga mulai kewalahan dengan bahan makanan. Seorang korban banjir yang meminta identitasnya dirahasiakan menggambarkan kondisi mencekam tersebut.
“Hari kedua ini air masih tinggi. Kendaraan tidak bisa lewat sama sekali. Aktivitas warga lumpuh total,” ujarnya dengan suara bergetar.
Ia melanjutkan, banyak warga kini terjebak di rumah masing-masing tanpa akses makanan layak. Dapur rumah ikut terendam, membuat warga kesulitan memasak meski sekadar untuk bertahan hidup.
“Kami sangat berharap pemerintah Kabupaten Kerinci segera membentuk posko banjir dan dapur umum. Warga benar-benar butuh bantuan sekarang. Dapur kami ikut tenggelam, kami tidak bisa masak,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, banjir masih merendam wilayah Depati Tujuh. Warga menunggu respons cepat pemerintah agar kebutuhan dasar dapat terpenuhi sambil menanti air surut dan kehidupan kembali pulih.(yum)






