Di Hadapan Prabowo, BRIN Klaim Indonesia Sudah Siap Bahan Nuklir untuk PLTN

Jakarta, lugasline.id – Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Syaiful Bakhri, menyampaikan bahwa pihaknya telah siap dengan bahan nuklir untuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Pernyataan itu disampaikan Syaiful kepada Presiden RI Prabowo Subianto secara langsung saat memamerkan produk inovasi teknologi nuklir di Istana, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

 

“Mohon izin, Bapak. Ini teknologi kami bagi menjadi teknologi energi, persiapan PLTN, Bapak. kemudian non energi untuk pangan dan kesehatan,” ujar Syaiful.

 

“Untuk PLTN kami sudah siap dengan bahan nuklir di Indonesia,” sambung dia.

 

Syaiful juga membeberkan bahwa Indonesia memiliki potensi uranium sebesar 89.000 ton, sedangkan torium mencapai 143.000 ton.

 

“Kita punya potensi uranium 89.000 ton di Indonesia, torium 143.000 ton di Indonesia sejauh ini,” ucap dia.

 

Diketahui, pemerintah Indonesia dan Rusia telah sepakat mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) serta minyak dan gas (migas). Kerja sama pengembangan energi terbarukan juga disepakati dalam rangkaian Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 Indonesia-Rusia yang berlangsung di Kazan, Kamis (14/5/2026).

 

“Kerja sama di sektor energi (dengan Rusia) telah menghasilkan berbagai komitmen investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi dan kilang minyak, ketenagalistrikan berbasis energi baru dan terbarukan, termasuk rencana pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir modular kecil,” ujar Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Yuliot, dikutip dari Antara, Kamis (14/5/2026). (Tim)