Dicari Selama 3 Bulan, Bahlil Akhirnya Bertemu Sosok di Balik Lagu Viral “MBG”

JAKARTA, lugasline.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akhirnya bertemu dengan sosok di balik lagu viral “MBG” yang sempat ramai menghiasi media sosial. Pertemuan tersebut terjadi setelah Bahlil mengaku mencarinya selama kurang lebih tiga bulan.

Momen itu dibagikan melalui akun Instagram @melangkahdaritimur.id. Dalam unggahannya, Bahlil menyampaikan rasa terima kasih kepada kreator lagu tersebut yang diketahui menggunakan akun @vokaliz_netizen.

“Setelah 3 bulan mencari siapa pencipta lagu MBG, akhirnya bertemu juga ya @vokaliz_netizen, terima kasih untuk karyanya,” demikian keterangan unggahan tersebut.

Dalam video yang diunggah, Bahlil memperkenalkan langsung sosok pencipta lagu tersebut kepada publik.

“Kamu tahu lagu MBG nggak?” tanya Bahlil.

“Tahu, Pak,” jawab orang di balik video tersebut.

“Ini yang ciptain ini, baru temukan,” tegas Bahlil.

Bahlil kemudian mengungkapkan bahwa dirinya telah lama berusaha mencari sosok kreator tersebut melalui berbagai rekannya.

“Saya pernah cari kau sudah lama sekali. Saya lewat beberapa teman-teman untuk ngecek. Bagaimana kepikiran waktu itu kau cipta lagu?” tanya Bahlil ke kreator lagu.

Menjawab pertanyaan itu, sang kreator menjelaskan bahwa lagu tersebut dibuat ketika isu Selat Hormuz di Timur Tengah menjadi perhatian publik. Saat itu, ia menilai Bahlil berhasil menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) tetap stabil sehingga muncul ide membuat lagu sebagai bentuk apresiasi.

“Pak Bahlil kan bisa nahan harga BBM. Jangan hanya dibuat meme aja, kita harus muji juga kalau kerjanya bagus gitu,” ujarnya.

Ia mengatakan lirik lagu berasal dari berbagai komentar warganet di kanal YouTube Total Politik yang kemudian dipilih dan dirangkai menjadi sebuah lagu.

Kreator tersebut juga mengungkapkan bahwa seluruh proses produksi lagu dilakukan menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), mulai dari musik hingga suara.

“Pakai AI semuanya. Jadi full AI. Dari suara, dari musik, AI semua. Kalau untuk komen, ya saya pilih-pilih yang cocok-cocok aja,” katanya.

Menurutnya, frasa “bolu ketan” yang sempat viral dalam lagu tersebut juga diambil dari komentar warganet.

Mendengar penjelasan itu, Bahlil mengaku baru mengetahui bahwa keseluruhan musik dan suara dalam lagu tersebut dibuat menggunakan prompt AI.

Di akhir perbincangan, kreator lagu mengaku selama ini memilih tetap anonim meski sempat dihubungi sejumlah pihak, termasuk Nurul Arifin dan DPP Partai Golkar. Namun, ia akhirnya memutuskan untuk menemui Bahlil setelah mendengar pernyataan sang menteri saat berbincang dengan Raffi Ahmad di Makkah.

“Jadi kalau orang yang kita hormati udah bicara apa keinginannya, saya yang muda-muda kan enggak bisa nolak,” ujarnya. (tim)