Sungai Penuh, lugasline.id – Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa penyaluran dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur resmi. Langkah ini diambil untuk menjamin kualitas layanan pendidikan anak usia dini tetap terjaga dengan baik (17/03/2026).
Kepala Dinas Pendidikan, Bovi Handriyanto, saat dikonfirmasi tim redaksi lugasline.id menyatakan komitmennya dalam menjaga integritas instansi. “Kami di Dinas Pendidikan berkomitmen penuh pada penguatan birokrasi yang bersih melalui evaluasi yang disiplin dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan pentingnya fokus pada tujuan awal program ini, “Saya ingin kita semua kembali ke esensi utama, pendidikan anak-anak adalah yang utama,” tegas Bovi.
Proses penerbitan surat rekomendasi BOP PAUD sendiri didasarkan pada kelengkapan administrasi serta pengecekan faktual di lapangan. Dinas Pendidikan menjamin seluruh proses birokrasi ini bebas biaya tambahan alias gratis, sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) yang berlaku. Secara teknis, terdapat tiga poin utama yang dijalankan oleh dinas:
- Proses Terukur: Verifikasi dilakukan secara sistematis oleh Bidang PAUD.
- Adil untuk Semua: Rekomendasi diberikan kepada seluruh lembaga yang memenuhi syarat tanpa tebang pilih.
- Solutif: Dinas membuka ruang konsultasi bagi pengelola sekolah yang mengalami kendala dokumen.
Merespons isu yang berkembang, pihak dinas meminta masyarakat untuk jernih dalam membedakan antara urusan birokrasi profesional dengan aktivitas sosial. Menjelang Idulfitri 1447 H, tradisi silaturahmi di kalangan pendidik PAUD disebut murni sebagai bentuk kebersamaan dan semangat kekeluargaan.
Hal senada juga menjadi perhatian Alpahdi, Kasi Kesiswaan yang dikenal komunikatif dalam mendukung kemajuan satuan pendidikan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara dinas dan pengelola sekolah.
“Kami ingin membangun iklim birokrasi yang melayani, di mana setiap pengelola PAUD merasa didukung untuk maju bersama,” ujar Alpahdi. Pola komunikasi terbuka yang ia bangun bertujuan untuk mempercepat peningkatan kualitas PAUD di Kota Sungai Penuh secara menyeluruh.
Menutup keterangannya, Dinas Pendidikan menyatakan sangat menghargai fungsi kontrol dari masyarakat dan media. Namun, pendekatan tabayyun atau klarifikasi sangat diharapkan agar integritas para pendidik tidak tercederai oleh informasi yang belum tervalidasi.
Melalui evaluasi rutin, Dinas Pendidikan mengajak semua pihak untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah. Fokus utamanya adalah memastikan pendidikan anak-anak tetap menjadi prioritas di tengah suasana Idulfitri yang damai. (yum)






