Dua Tokoh Perempuan Mulai Diperbincangkan, Hesnidar Haris-Ernawati Berpotensi Duet di Pilgub 2031

 

Oleh: Ego Salman

JAMBI- Peta politik menuju Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi 2031 mulai menarik perhatian. Sejumlah nama mulai diperbincangkan, termasuk munculnya isu duet dua tokoh perempuan Jambi, Hj. Hesnidar Haris dan Hj. Ernawati.

Wacana tersebut menjadi menarik karena keduanya memiliki latar belakang dan jejaring yang berbeda, namun sama-sama memiliki aktivitas sosial serta kedekatan dengan masyarakat Jambi.

Hj. Hesnidar Haris, S.E., atau yang akrab disapa Hj. Hesti Haris, selama ini dikenal sebagai istri Gubernur Jambi Al Haris. Ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui sejumlah organisasi dan program daerah.

Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesti Haris terlibat dalam berbagai program peningkatan kesejahteraan keluarga, penguatan Posyandu hingga upaya penanganan stunting.

Ia juga menjalankan peran sebagai Bunda PAUD Provinsi Jambi yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan anak usia dini. Selain itu, dirinya aktif mendukung pemberdayaan perempuan, UMKM, kerajinan lokal serta pengembangan budaya Jambi.

Di sisi lain, nama Hj. Ernawati, S.Ag., M.Pd. juga memiliki latar belakang yang cukup kuat. Alumni PKP Al-Hidayah era 1990-an tersebut kini dikenal sebagai pengusaha asal Jambi yang bermukim di Mekkah, Arab Saudi.

Ernawati memiliki aktivitas bisnis di berbagai sektor, termasuk usaha perjalanan ibadah umrah. Jejaringnya yang luas antara Jambi dan Arab Saudi menjadi salah satu modal sosial yang membuat sosoknya semakin dikenal.

Tidak hanya bergerak di dunia usaha, Ernawati juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan Islam dan pemberdayaan santri di Jambi.

Pada 2026, Ernawati dipercaya sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Provinsi Jambi periode 2026–2030. Posisi tersebut semakin memperluas ruang pengabdiannya di tengah masyarakat.

Jika wacana duet Hesnidar Haris–Ernawati benar-benar berkembang menjadi konfigurasi politik pada Pilgub Jambi 2031, pasangan ini akan menghadirkan karakter yang cukup berbeda.

Hesnidar memiliki pengalaman dalam kegiatan pemberdayaan keluarga, pendidikan anak, UMKM dan organisasi perempuan di tingkat provinsi. Sementara Ernawati memiliki latar belakang pengusaha, jejaring internasional serta aktivitas sosial dan pendidikan keagamaan.

Namun demikian, hingga saat ini isu duet tersebut masih sebatas wacana dan belum menjadi keputusan politik resmi. Belum ada deklarasi maupun pernyataan resmi dari kedua tokoh tersebut mengenai pencalonan sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi untuk Pilkada 2031.

Dinamika politik Jambi sendiri masih sangat panjang. Konstelasi partai politik, hasil Pemilu, dukungan masyarakat, serta keputusan masing-masing tokoh nantinya akan menjadi faktor penting dalam menentukan siapa yang benar-benar maju pada Pilgub Jambi 2031.

Meski demikian, munculnya nama dua tokoh perempuan ini menunjukkan bahwa ruang politik Jambi ke depan berpotensi semakin terbuka bagi figur perempuan dengan latar belakang sosial, organisasi dan profesional yang kuat.

Apakah duet Hj. Hesnidar Haris–Hj. Ernawati akan benar-benar terwujud pada Pilgub Jambi 2031?

Untuk saat ini, jawabannya masih menjadi bagian dari dinamika politik yang terus berkembang.(*)