Dukungan Rp 3 Miliar dan Lahan 4,3 Hektare untuk Atasi Sampah di Sungai Penuh

Sungai Penuh, lugasline. com – Sinergi antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menangani krisis sampah memasuki babak baru. Pemprov Jambi resmi mengucurkan bantuan dana sebesar Rp3 miliar yang dikhususkan untuk pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di wilayah tersebut (08/03/2026).

Gubernur Jambi, Al Haris, bersama Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, turun langsung meninjau lokasi bakal TPA di Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai, pada Sabtu (7/2/2026). Kunjungan ini didampingi oleh tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Jambi beserta jajaran perangkat daerah terkait untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Al Haris menegaskan bahwa langkah ini merupakan intervensi nyata provinsi untuk menyokong pemerintah kota dalam menjawab keluhan masyarakat terkait masalah limbah.

 

“Sampah sudah menjadi persoalan serius di Kota Sungai Penuh. Karena itu pemerintah provinsi berupaya membantu mencarikan solusi dengan pembangunan TPA ini,” kata Al Haris.

Tak hanya sokongan dana, dukungan Pemprov juga mencakup aspek legalitas lahan. Izin penggunaan kawasan hutan produksi seluas 4,3 hektare telah diberikan agar fasilitas TPA memiliki ruang yang memadai. Bagi Al Haris, tata kelola sampah yang buruk adalah ancaman langsung bagi sanitasi dan kualitas hidup warga.

“Anggaran pembangunan TPA sudah di alokasikan melalui Dinas PUTR Provinsi Jambi sebesar Rp3 miliar, di tambah izin penggunaan lahan sekitar 4,3 hektare,” ujarnya.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menyambut baik bantuan strategis ini. Ia optimistis kehadiran fasilitas baru tersebut akan memutus rantai masalah pengelolaan sampah yang selama ini sulit terurai di wilayahnya.

“Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah provinsi. Bantuan ini sangat membantu dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi dilema di Sungai Penuh,” kata Alfin.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menargetkan pembangunan TPA ini bukan sekadar solusi instan, melainkan infrastruktur jangka panjang demi menciptakan lingkungan kota yang lebih sehat dan asri bagi seluruh lapisan masyarakat. (yum)