Kerinci, lugasline.id– Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci kembali menorehkan momentum bersejarah melalui Wisuda Angkatan XII. Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti jalannya prosesi pengukuhan yang menegaskan posisi IAIN Kerinci sebagai pilar utama pencetak SDM unggul dan islami di wilayah Jambi dan sekitarnya (18/06/2026).
Pada wisuda kali ini, IAIN Kerinci resmi meluluskan 538 wisudawan/wisudawati, yang terdiri dari:
- Program Sarjana (S1): 27 lulusan
- Program Magister (S2):111 lulusan
Rincian Lulusan Berdasarkan Fakultas & Program Studi
Program Studi (Prodi) S1 Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi penyumbang lulusan terbanyak pada jenjang Sarjana dengan jumlah 75 wisudawan, diikuti oleh Perbankan Syariah (46 lulusan) dan Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (37 lulusan).
Berikut adalah detail lengkap sebaran lulusan di setiap fakultas:
1. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan
- Pendidikan Agama Islam (S1): 75 orang
- Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam: 37 orang
- Manajemen Pendidikan Islam (S1): 36 orang
- Tadris Bahasa Inggris: 26 orang
- Tadris Biologi: 25 orang
- Tadris Matematika: 16 orang
- Pendidikan Islam Anak Usia Dini: 14 orang
- Pendidikan Bahasa Arab: 9 orang
- Tadris Kimia: 2 orang
2. Fakultas Syariah, Ekonomi, dan Bisnis Islam
- Perbankan Syariah: 46 orang
- Ekonomi Syariah: 34 orang
- Hukum Keluarga Islam (S1): 34 orang
- Hukum Ekonomi Syariah: 33 orang
- Manajemen Keuangan Syariah: 11 orang
- Manajemen Bisnis Syariah: 6 oranh
3. Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah
- Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir: 12 orang
- Sejarah Peradaban Islam: 9 orang
- Manajemen Dakwah: 2 orang
4. Program Pascasarjana (S2)
- S2 Pendidikan Agama Islam: 46 orang
- S2 Manajemen Pendidikan Islam: 37 orang
- S2 Hukum Keluarga Islam: 28 orang
Rektor IAIN KERINCI, menyampaikan wisudawan dan orang tua yang telah memercayakan pendidikan putra-putrinya di kampus ini. Beliau menekankan dua poin penting bagi para alumni baru.
Gerbang Awal Pengabdian: Gelar akademik bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk mendedikasikan ilmu di tengah masyarakat.
Integrasi Ilmu dan Adaptabilitas: Dengan bekal keilmuan yang integratif antara nilai keislaman dan sains modern, alumni diharapkan mampu adaptif, berintegritas, serta berkontribusi nyata di era globalisasi.
Menurut Jafar Ahmad, Wisuda Angkatan XII ini juga menjadi batu loncatan penting untuk mempercepat transformasi kampus menuju Universitas Islam Negeri (UIN) Kerinci.
Pada 4 Juni 2026, IAIN Kerinci telah mengikuti evaluasi dari Kementerian Agama RI. Hasil sementara menunjukkan IAIN Kerinci masuk dalam 5 besar dari 15 perguruan tinggi yang memenuhi syarat untuk diajukan ke Kementerian PAN-RB.
“Kami berharap seluruh tahapan berjalan lancar sehingga paling lambat tahun 2027 atau awal 2028 IAIN Kerinci resmi menjadi UIN,” ujar Jafar Ahmad optimistis.






