Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Pramono Pastikan Data Perpajakan Aman

JAKARTA, lugasline.id – Kebakaran melanda Gedung Dinas Teknis Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta, hingga berdampak pada sejumlah fasilitas pemerintahan. Meski demikian, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan data perpajakan tetap aman karena telah dicadangkan dan disimpan secara digital.

 

“Sehingga layanan perpajakan tidak terganggu,” kata Pramono lewat keterangan tertulis, Sabtu (8/8/2026).

 

Pramono juga memastikan kebakaran tersebut tidak menghentikan pelayanan publik. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan sejumlah langkah agar aktivitas pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung, termasuk menerapkan sistem kerja dari rumah bagi ASN yang berkantor di gedung terdampak.

 

“Pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama kita. Masyarakat jangan khawatir, semua layanan akan tetap berjalan,” kata dia.

 

Namun, kebakaran turut berdampak pada Traffic Management Control/ITCS Dinas Perhubungan yang berada di lantai 16. Akibatnya, pengaturan sejumlah lampu lalu lintas yang sebelumnya berjalan secara otomatis harus dilakukan secara manual.

 

Pramono kemudian menginstruksikan penambahan personel Dinas Perhubungan di lapangan untuk memastikan pengaturan lalu lintas tetap berjalan dan tidak menimbulkan gangguan berarti bagi pengguna jalan.

 

Untuk menjaga kelangsungan aktivitas pemerintahan, ASN yang berkantor di gedung tersebut juga diminta bekerja melalui mekanisme work from home (WFH) secara bergantian.

 

“Atau berkantor di Suku Dinas Wilayah Kota, serta memanfaatkan aset Pemprov DKI Jakarta lainnya,” kata dia.

 

Kebakaran terjadi pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 21.30 WIB dan melanda lantai 11 hingga 16. Api kemudian berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Sabtu sekitar pukul 02.00 WIB.

 

“Alhamdulillah, berkat penanganan yang cepat dan sigap dari Damkar Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dengan 37 unit pemadam kebakaran dan 185 personel, sejauh ini dinyatakan tidak ada korban jiwa,” kata dia.

 

Gedung tersebut diketahui digunakan oleh sejumlah perangkat daerah, yakni Bapenda, BPSDM, Dinas Perhubungan, BPAD, serta Bank Jakarta. Total terdapat sekitar 1.000 ASN yang berkantor di gedung tersebut.

 

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi. Pemprov DKI Jakarta juga terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

 

Selain itu, Pramono memastikan gedung yang terdampak kebakaran memiliki perlindungan asuransi.

 

“Gedung Dinas Teknis Bapenda di Jalan Abdul Muis dipastikan telah berasuransi,” tutur Pramono.