Kerinci, lugasline.id – Aktivitas Gunung Api Kerinci, gunung tertinggi di Sumatera, menunjukkan peningkatan signifikan berdasarkan laporan terbaru dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada periode pengamatan Minggu, 4 Januari 2026. Status gunung saat ini masih berada pada Level II (Waspada) (05/01/2026).
Temuan Utama Laporan:
•Visual: Teramati asap kawah berwarna putih, intensitas tipis, keluar dengan tekanan lemah setinggi sekitar 100 meter di atas puncak.
•Seismik: Terjadi peningkatan aktivitas kegempaan yang didominasi oleh 143 kejadian gempa vulkanik dangkal. Selain itu, terekam juga gempa hembusan, frekuensi rendah, hybrid, vulkanik dalam, tektonik lokal/jauh, serta satu gempa terasa (intensitas II MMI).
•Catatan PVMBG: Data seismik analog dan digital menunjukkan peningkatan kegempaan, meskipun masih disertai gangguan noise pada alat pencatat.
•Kondisi Cuaca: Sekitar gunung terpantau cerah hingga berkabut tipis, dengan suhu udara 15⁰–25⁰ C.
Masyarakat dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif (Kawasan Rawan Bencana/KRB III).
Aktivitas pendakian menuju puncak dan kawah sementara waktu tidak diperbolehkan. Calon pendaki hanya diizinkan hingga Shelter I sambil menunggu perkembangan resmi.
Di imbau untuk menghindari kawasan sekitar Gunung Kerinci karena potensi letusan abu vulkanik dan Pendaki di jalur di imbau untuk tidak mendekati kawah dan disarankan menggunakan porter berpengalaman demi keselamatan.(yum)






