Sungai Penuh, lugasline.id— Menyikapi beredarnya video di media sosial yang menampilkan keluhan warga terkait kendaraan mengalami kerusakan setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Kota Sungai Penuh, Polres Kerinci langsung melakukan pengecekan ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Pengecekan dilakukan Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Kerinci dengan melakukan pemeriksaan langsung terhadap BBM jenis Pertalite di SPBU 24.371.46 Koto Lebu dan SPBU 24.371.20 Pelayang Raya.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menggunakan hydrometer untuk mengukur density atau massa jenis BBM. Pengujian dilakukan sebagai langkah untuk memastikan kondisi BBM yang beredar di kedua SPBU tersebut sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku.
Berdasarkan hasil pengujian lapangan, density Pertalite yang diperiksa di kedua SPBU tersebut dinyatakan masih berada dalam batas toleransi dan memenuhi standar resmi Pertamina.
Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai respons atas informasi yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus untuk memberikan kepastian mengenai kondisi BBM yang dijual kepada konsumen.
Polres Kerinci juga mengimbau masyarakat agar tidak langsung mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.
“Masyarakat diimbau agar tetap tenang, tidak mudah panik, serta tidak langsung mempercayai informasi atau berita hoaks yang belum teruji kebenarannya.”
Polres Kerinci mengajak masyarakat untuk memastikan terlebih dahulu kebenaran sebuah informasi sebelum menyebarkannya kepada orang lain. Pengecekan dan klarifikasi dinilai penting agar informasi yang belum terbukti tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Dengan adanya pemeriksaan tersebut, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum memiliki dasar atau hasil pemeriksaan resmi.(ham)






