PALU,lugasline.id – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memutar roda konsolidasi politik menuju Pemilu 2029. Di hadapan pengurus wilayah se-Sulawesi Tengah, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menegaskan bahwa partai harus menata struktur organisasi secara lebih serius dan terukur agar lolos verifikasi dan mampu bersaing memperebutkan kursi Senayan.
Acara Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang digelar di Grand Sya Hotel, Palu, Rabu (19/11), menjadi panggung instruksi langsung Kaesang kepada kader. Ia menilai Sulawesi Tengah memiliki posisi strategis dalam pergerakan PSI ke depan.
“Kalau cuma dengar pidato, bisa ditonton di YouTube saja. Itu kan sudah biasa direkam media,” ujarnya.
Kaesang menekankan bahwa Rakorwil pertama ini harus menjadikan Sulawesi Tengah sebagai daerah percontohan. Ia ingin kegiatan di wilayah lain mengikuti standar yang sama.
“Tapi saya ingin menyampaikan, di acara perdana Partai Solidaritas Indonesia ini, saya ingin Sulawesi Tengah menjadi pionir,” sambungnya.
Tak hanya itu, Kaesang memberi peringatan tegas bahwa pimpinan wilayah harus dievaluasi bila Rakorwil di daerah lain tidak memenuhi standar yang sama.
“Rakorwil hari ini menjadi standar kita. Kalau yang nanti di tempat lain tidak bisa seperti ini, ketuanya dievaluasi,” tegas Kaesang.
PSI kini memasuki fase pematangan organisasi. Menjelang 2029, partai akan menghadapi verifikasi sebagai peserta pemilu. Kaesang memastikan kehadirannya bukan sebagai formalitas, melainkan bagian dari persiapan untuk bertarung serius.
“Saya hadir di sini bukan untuk main-main. Kita hadir untuk mempersiapkan diri agar bisa menang di 2029. Tapi sebelum itu, kita akan menghadapi verifikasi,” katanya.
Ia meminta seluruh struktur diperkuat, ditata, dan disiapkan lebih baik dari partai mana pun—bahkan dari partai yang pernah memimpin Sulteng sebelumnya.
“Saya minta tolong, struktur kita dibuat sebaik mungkin. Harus lebih baik dari partainya Bapak Ahmad HM Ali sebelumnya,” ucapnya.
Kaesang menutup arahannya dengan pesan agar kader bekerja lebih solid, memperkuat koordinasi, dan menjadikan Sulawesi Tengah contoh kesiapan PSI memasuki persaingan politik mendatang.(*)






