Retakan Jalan Ancam Permukiman, Warga Minta Penanganan Segera

Sungai Penuh, lugasline.id – Keretakan badan jalan di kawasan Desa Pinggir Air, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, semakin mengkhawatirkan warga. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat karena terus mengalami pergeseran dari waktu ke waktu (03/08/2026).

 

Berdasarkan keterangan warga, area yang mengalami keretakan diperkirakan mencapai lebih dari 100 meter kubik dengan kemiringan tembok penahan sekitar 15 sentimeter. Warga menyebut kondisi itu terus bertambah parah dan telah berlangsung selama kurang lebih setengah dekade tanpa penanganan yang memadai.

 

Akibat kondisi tersebut, masyarakat mengaku dihantui rasa khawatir karena retakan berada di sekitar kawasan permukiman dan dikhawatirkan dapat memicu longsor yang mengancam keselamatan warga.

 

“Masyarakat sudah resah dengan adanya retakan tersebut. Tembok yang dibangun sia-sia karena sudah miring,” ujar salah seorang warga setempat.

 

Warga berharap Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera mengambil langkah konkret dengan melakukan peninjauan dan perbaikan sebelum terjadi bencana yang lebih besar.

 

Seorang warga lainnya juga menyoroti kondisi tembok penahan yang dibangun pada 2025. Menurutnya, bangunan tersebut kini telah mengalami kemiringan sehingga dikhawatirkan tidak lagi mampu menahan pergerakan tanah.

 

“Kami berharap Dinas PUPR Kota Sungai Penuh segera menindaklanjuti persoalan ini sebelum terjadi bencana yang dapat mengancam keselamatan masyarakat,” tegasnya. (ham)