Sungai Penuh,lugasline.id- Satuan Lalu Lintas Polres Kerinci meningkatkan kesiapsiagaan di jalur Puncak Kerinci–Tapan selama Operasi Lilin 2025 dengan menempatkan personel serta alat berat di sejumlah titik rawan. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas mudik dan kunjungan wisata, terutama pada ruas penghubung Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, dengan Tapan, Sumatera Barat.
Kegiatan pengecekan lapangan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kerinci, Iptu Into Sujarwo, S.AP. Fokus pemeriksaan diarahkan pada dua lokasi strategis, yakni Pos Pelayanan Puncak KM 16 serta area rawan longsor di KM 20.
Di Pos Pelayanan KM 16, kesiapan personel dan kelengkapan sarana pendukung ditinjau untuk memastikan pelayanan optimal bagi masyarakat yang melintas di kawasan perbatasan Jambi–Sumbar. Sementara itu, di KM 20, langkah mitigasi bencana dilakukan dengan menyiagakan satu unit backhoe loader dan satu unit dump truck beserta operator yang bertugas penuh selama 24 jam.
“Penempatan alat berat ini untuk mengantisipasi jika terjadi longsor akibat cuaca ekstrem, sehingga arus lalu lintas dan distribusi logistik tetap lancar,” kata Iptu Into Sujarwo.
Berdasarkan pemantauan hingga saat ini, kondisi arus lalu lintas di jalur Puncak terpantau aman dan terkendali, tanpa adanya kejadian menonjol maupun kecelakaan lalu lintas.
Polres Kerinci juga mengingatkan para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti petunjuk petugas di lapangan demi keselamatan bersama.(ham)






