Bupati CUP Terus Disorot, Semi Final Belum Jelas

 Kerinci,lugasline.id -Ketidakpastian jadwal semifinal Bupati Kerinci Cup terus memicu kegelisahan publik. Hingga hari ini, panitia dan Askab PSSI Kerinci belum mampu memberi kepastian—sebuah kelambanan yang kian menggerus kepercayaan para pemain, pelatih, hingga masyarakat yang menjadikan turnamen ini sebagai wajah sepak bola daerah.

Di tengah kompetisi yang sudah memasuki fase penentuan, sejumlah klub justru berada dalam ruang gelap informasi. Komunikasi panitia dinilai simpang-siur, bahkan nyaris tidak ada. Para pelatih mengeluhkan jawaban normatif yang terus diulang: “menunggu keputusan”.

Fase semifinal, yang seharusnya menjadi momentum puncak kompetisi, justru terganjal minimnya transparansi. Tokoh masyarakat menilai, apa yang terjadi bukan lagi sekadar persoalan teknis, tetapi cermin buruknya manajemen event yang tiap tahun mengklaim diri sebagai ajang paling prestise di Kerinci.

Dalih panitia soal “hal teknis” dan koordinasi lapangan dianggap tak cukup kuat untuk membenarkan keterlambatan yang berlarut-larut. Di tengah semakin tinggi ekspektasi publik, penjelasan yang disampaikan panitia tampak lebih seperti upaya meredam kritik ketimbang langkah nyata untuk memperbaiki tata kelola.

Askab PSSI Kerinci pun tak lepas dari sorotan. Lembaga yang seharusnya menjadi pengarah dan penjamin profesionalisme penyelenggaraan justru dinilai pasif. Para pengamat sepak bola lokal menilai, absennya ketegasan PSSI memperlihatkan lemahnya kepemimpinan organisasi dalam memastikan kompetisi berjalan sebagaimana mestinya.

Faktanya, hingga berita ini diturunkan, tak ada satu pun jadwal resmi semifinal yang dirilis. Publik menunggu—dan pada saat yang sama mempertanyakan—apa sebenarnya yang terjadi di balik layar turnamen kebanggaan Kerinci ini. Tanpa kepastian dan keterbukaan, kredibilitas kompetisi terancam luntur di mata masyarakat yang selama ini menjadi pendukung setianya.(tim)