KERINCI,lugasline.id- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tanah Cogok belum sepenuhnya menjangkau seluruh sasaran. Siswa MA Al Muhsinin Koto Petai mengeluhkan belum meratanya distribusi makanan hingga Senin, 24 November 2025.
Program yang diharapkan mampu memperbaiki asupan gizi anak ini terkendala sarana. Dapur MBG Kecamatan Tanah Cogok masih dalam tahap pembangunan sehingga operasional sementara bergantung pada dapur MBG Kecamatan Sitinjau Laut.

“Meski dapur khusus Tanah Cogok belum selesai, sekitar 80 persen porsi sudah dapat kami distribusikan,” kata Kepala Dapur MBG, Ilham M. Iqbal.
Kendati demikian, distribusi itu belum mencakup dua desa: Koto Petai dan Ujung Pasir. Keduanya masih belum menikmati layanan MBG, menandai adanya timpang layanan yang perlu segera dibenahi.
Menurut Ilham, total 1.000 porsi telah disalurkan di wilayah Tanah Cogok. Ia memastikan pihaknya terus berupaya memperluas jangkauan layanan seiring berjalannya pembangunan dapur utama.
Pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat diminta memperkuat koordinasi agar program MBG benar-benar merata dan tujuan peningkatan gizi anak dapat tercapai di seluruh Tanah Cogok.(ham)





