Jakarta, Lugasline.com – Sejumlah pemain keturunan Indonesia kini berkarier di kasta tertinggi sepak bola Inggris, Premier League. Kehadiran mereka di berbagai klub menjadi sorotan karena memiliki garis keturunan Indonesia sekaligus mampu bersaing di salah satu kompetisi paling bergengsi di dunia (22/07/2026).
Di antara nama-nama tersebut, Tijjani Reijnders menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi. Gelandang berusia 27 tahun yang membela Manchester City itu memiliki market value Rp869,08 miliar, menjadikannya pemain keturunan Indonesia dengan valuasi tertinggi di Premier League.
Posisi kedua ditempati Ian Maatsen, bek kiri berusia 24 tahun yang memperkuat Aston Villa, dengan nilai pasar sekitar Rp521,45 miliar. Sementara itu, bek tengah Pascal Struijk, yang bermain untuk Brighton, berada di peringkat ketiga dengan market value Rp382,40 miliar.
Di sektor pertahanan, Kenny Tete yang membela Fulham tetap menjadi salah satu bek kanan paling berpengalaman dengan nilai pasar Rp139,05 miliar. Bek tengah Jenson Seelt dari Sunderland memiliki market value Rp86,91 miliar, sedangkan winger Jahnoah Markelo yang bermain untuk Coventry City bernilai Rp60,84 miliar.
Sementara itu, penjaga gawang muda Kayne Van Oevelen yang memperkuat Ipswich Town menjadi salah satu prospek menarik. Kiper bertinggi badan 199 sentimeter tersebut memiliki market value Rp34,76 miliar dan dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Premier League.
Berikut daftar pemain keturunan Indonesia yang bermain di Premier League beserta nilai pasarnya:
1. Tijjani Reijnders (Manchester City) – Rp869,08 miliar
2. Ian Maatsen (Aston Villa) – Rp521,45 miliar
3. Pascal Struijk (Brighton) – Rp382,40 miliar
4. Kenny Tete (Fulham) – Rp139,05 miliar
5. Jenson Seelt (Sunderland) – Rp86,91 miliar
6. Jahnoah Markelo (Coventry City) – Rp60,84 miliar
7. Kayne Van Oevelen (Ipswich Town) – Rp34,76 miliar
Keberadaan para pemain keturunan Indonesia di Premier League menunjukkan semakin luasnya jejak talenta berdarah Indonesia di level sepak bola elite Eropa. Meski tidak seluruhnya membela Timnas Indonesia, kiprah mereka tetap menjadi perhatian pencinta sepak bola Tanah Air dan diharapkan dapat menginspirasi lahirnya lebih banyak pemain keturunan maupun pemain lokal yang mampu menembus kompetisi papan atas dunia.(tim)






