Kerinci, Lugasline.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kerinci-Sungai Penuh menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Kerinci, menuntut perhatian serius terhadap sejumlah persoalan yang mereka anggap mendesak untuk diselesaikan pemerintah daerah (19/06/2026).
Dalam aksi tersebut, mereka membawa berbagai tuntutan dan berharap seluruh pimpinan serta anggota DPRD dapat hadir untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat yang mereka bawa.
Namun, harapan tersebut tidak terwujud. Dari sekian banyak anggota legislatif yang ada, hanya dua orang anggota DPRD yang hadir menemui massa aksi.
Kondisi tersebut memicu kekecewaan dari para demonstran. Koordinator aksi menilai minimnya kehadiran wakil rakyat menunjukkan kurangnya keseriusan DPRD dalam menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Farel andrianus Korlap Aksi Menyampaikan, “kami datang membawa aspirasi Masyarakat dan berharap seluruh anggota DPRD dapat hadir untuk berdialog. Namun kenyataannya hanya dua orang yang menemui kami. Ini tentu menjadi bentuk kekecewaan bagi kami sebagai mahasiswa yang menjalankan fungsi kontrol sosial,” ujarnya
Massa aksi menegaskan bahwa kehadiran anggota DPRD sangat penting sebagai bentuk tanggung jawab moral dan politik terhadap masyarakat yang mereka wakili. Mereka menilai DPRD seharusnya menjadi garda terdepan dalam mendengarkan berbagai persoalan yang disampaikan publik.
Aksi berlangsung dengan tertib di bawah pengawalan aparat keamanan. PMII Kerinci-Sungai Penuh menegaskan akan kembali melakukan aksi dengan Massa yang lebih banyak lagi. (tim)






