Siswa SMAN 7 Kerinci Tolak Menu Makan Bergizi Gratis, Paket Makanan Terpaksa Diangkut Kembali

Kerinci, lugasline.id – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kerinci tengah menjadi perbincangan hangat. Kali ini, menu yang disajikan di SMA Negeri 7 Kerinci mendapat penolakan langsung dari para siswa, yang berujung pada ditariknya kembali paket makanan yang telah didistribusikan (14/04/2026).

Momen penolakan tersebut terekam dalam sebuah video yang kini viral di jagat maya. Dalam cuplikan tersebut, terlihat petugas Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) sibuk mengangkut kembali piring-piring berisi makanan ke dalam mobil operasional.

Suara seorang perempuan dalam video tersebut menjelaskan situasi yang terjadi:

“Maaf ya mas di bawa balik lagi. Menunya ini-ini aja, anak-anak tidak mau, di bawa balik lagi,”

Diduga kuat, aksi mogok makan ini dipicu oleh rasa bosan siswa terhadap variasi menu yang dianggap kurang menggugah selera dan tidak sesuai preferensi mereka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasokan makanan tersebut berasal dari Dapure SPPG yang berlokasi di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci.

Hingga saat ini, pihak pengelola SPPG di Mekar Jaya belum memberikan konfirmasi resmi mengenai insiden tersebut. Meski program MBG memiliki visi mulia untuk memperbaiki gizi pelajar, kejadian ini menonjolkan beberapa poin krusial dalam pelaksanaannya:

  • Pentingnya Variasi: Menu yang monoton menjadi kendala utama penerimaan program di tingkat siswa.
  • Kesesuaian Selera: Diperlukan penyesuaian antara standar gizi dengan preferensi lokal siswa.
  • Bahan Evaluasi: Peristiwa ini diharapkan menjadi pemantik bagi pengelola untuk membenahi sistem penyusunan menu agar lebih variatif.

Kini, masyarakat luas turut menyoroti kejadian ini, berharap agar tujuan awal peningkatan asupan gizi siswa dapat tercapai tanpa ada lagi makanan yang terbuang sia-sia. (ham)